Search Hotels

Check-in Date

calendar

Check-out Date

calendar

Selasa, 11 Juni 2013

Pantai Mananggu, Gorontalo

Provinsi Gorontalo yang berada dibagian utara dari Pulau Sulawesi memiliki benyak pesona keindahan alam. Apalagi letak provinsi ini diapit oleh Laut Sulawesi dan Teluk Tomini, menjadikannya memiliki kawasan perairan yang menjadi obyek wisata bahari. Namun dari beberapa obyek wisata bahari yang dimiliki oleh provinsi ini, ada sebagian yang kurang terkenal di kalangan para wisatawan. Sebut saja Pantai Mananggu.

Pantai Mananggu terletak di Desa Mananggu, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Indonesia. Pantai berpasir putih ini memiliki pemandangan yang sangat indah, air laut yang bersih dan jernih serta deretan pohon kelapa di pinggir pantainya yang melambai kepada setiap pengunjung yang datang.

Kamu bisa berenang di pantai ini dan bermain air sepuasnya. Jika hanya ingin menikmati pemandangan pantainya saja, kamu bisa duduk di bawah pohon kelapa sambil melepaskan pandangan ke hamparan lautan lepas. Panorama sunset di Pantai Mananggu juga tak kalah cantik dari pantai-pantai di Gorontalo lainnya. Siapkan kameramu untuk mengabadikan momen kembalinya Sang Surya ke peraduannya.

Saat kamu berkunjung ke Pantai Mananggu, kamu bisa melihat berbagai aktivitas nelayan yang berlayar ke tengah laut untuk mencari ikan. Pantai ini dikenal sebagai pantai nelayan karena memang banyak nelayan yang melaut di pantai ini. Hal tersebut tidak lepas dari potensi Pantai Mananggu yang memiliki kekayaan ikan melimpah.

Meskipun Pantai Mananggu memiliki keindahan panorama dan kekayaan laut yang melimpah, namun pantai yang satu ini masih sangat jarang dikunjungi bahkan belum terkenal. Mungkin hal tersebut disebabkan oleh letak Pantai Mananggu yang sangat jauh dari pemukiman penduduk. Selain itu, akses jalan menuju ke Pantai Mananggu pun hanya bisa dilalui menggunakan kendaraan roda dua saja. Bagi kamu yang suka berpetualang, Pantai Mananggu sangat cocok untuk kamu sambangi. Jangan lupa masukin Pantai Mananggu ke dalam daftar petualangan baharimu selanjutnya ya!

Senin, 10 Juni 2013

Pantai Walakiri, Sumba Timur

Sumba dengan segala keeksotisannya mampu membuai siapa saja yang menginjakkan kaki di sini. Bentangan alamnya yang masih asri membuat pesona Sumba semakin menawan. Ditambah dengan berbagai pantai yang turut mempercantik Sumba dari ujung timur hingga ke barat.

Pantai-pantai di Sumba memiliki ciri khas yaitu berpasir putih dan memiliki topografi yang landai sehingga aman untuk berenang. Salah satu pantai tersebut adalah Pantai Walakiri.

Pantai Walakiri merupakan pantai yang berjarak relatif dekat dengan Kota Waingapu. Tepatnya berada di Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Dari Kota Waingapu, pantai ini hanya berjarak sekitar 24 km. Pantai Walakiri selalu ramai dikunjungi pada saat hari libur.

Di pantai ini kamu dapat berjalan menyusuri hamparan pasir putihnya yang ditemani dengan lambaian pohon kelapa di tepi pantainya. Air lautnya pun biru, bersih dan jernih, cocok untuk berenang. Kamu bisa bermain air sepuasnya di sini dan pastinya akan membuatmu lupa waktu. Di sebelah barat pantai ini terdapat rumpun bakau (mangrove). Terdapat pula pertanian rumput laut di Pantai Walakiri ini. Kamu bisa menghampiri tempat tersebut dengan berperahu. Tapi ingat ya, jangan sampai merusak rumput laut yang dibudidayakan tersebut.

Kalau hanya ingin menikmati pantai sambil bersantai, kamu bisa duduk di bawah pohon rindang yang ada di tepi pantai. Dari sini kamu bisa melihat pemandangan laut luas yang menawan. Apalagi jika kamu berada di Pantai Walakiri pada sore hari, jangan lewatkan moment matahari terbenam (sunset) karena cakrawala di pantai ini akan menyuguhkan panorama sunset yang menakjubkan. Kamu bisa mengabadikannya dalam kameramu.

Letak Pantai Walakiri berdekatan dengan pemukiman penduduk sehingga kamu bisa menjumpai warung penjual makanan dan minuman dengan mudah di sini. Untuk menuju ke Pantai Walakiri pun tidak susah. Apalagi letak pantai ini tidak begitu jauh dari jalan raya. Kamu bisa menyewa mobil dari Kota Waingapu dengan tarif sewa mulai dari Rp. 400.000 per hari. Kamu bisa menempuh perjalanan selama sekitar 1 jam perjalanan untuk menuju Pantai Walakiri.

Sabtu, 08 Juni 2013

Pantai Tawui, Sumba Timur


Pulau Sumba yang terbagi dalam empat kabupaten menyimpan banyak potensi wisata yang menarik. Terlebih pulau ini dikelilingi oleh lautan seperti Selat Sumba, Laut Sawu dan Samudera Hindia. Tentunya hal tersebut menjadikan Pulau Sumba memiliki banyak obyek wisata bahari. Salah satu kabupaten yang memiliki banyak obyek wisata menarik adalah Kabupaten Sumba Timur. Di kabupaten ini terdapat salah satu obyek wisata bahari terkenal, yaitu Pantai Tawui.

Pantai Tawui terletak di Desa Tawui, Kecamatan Pinu Pahar, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pantai ini berjarak sekitar 124 km dari Kota Waingapu. Pantai Tawui membentang sepanjang 2,5 km dengan hamparan pasir putih bercampur kerikil halus khas pantai.

Ombak di Pantai Tawui juga tak henti-hentinya bergulung dengan indah, menyapa siapa saja yang datang berkunjung ke sini. Angin laut pun turut serta menemani gulungan ombak itu. Kombinasi keduanya menghasilkan perpaduan yang akan membuat siapa saja yang berada di pantai ini enggan untuk beranjak.

Dari Pantai Tawui, kamu bisa menyewa perahu nelayan untuk menyeberang ke Pulau Salura. Pulau Salura merupakan pulau terdekat dari Pantai Tawui yang masih termasuk wilayah Kabupaten Sumba Timur. Pulau yang mayoritas penduduknya adalah Muslim ini juga merupakan pulau penghasil cumi-cumi. Sayangnya untuk menyeberang ke Pulau Salura dari Pantai Tawui sering terkendala oleh faktor cuaca.

Gak usah berkecil hati jika belum berkesempatan untuk menyeberang ke Pulau Salura. Di Pantai Tawui ini kamu bisa bermain air sepuasnya sembari berfoto. Pemandangan di sekitar Pantai Tawui sangat indah dan bisa kamu abadikan dalam kameramu.

Sayangnya keindahan Pantai Tawui ini belum diimbangi dengan fasilitas yang memadai. Di sekitar pantai ini tidak terdapat penjual makanan maupun minuman. Bahkan untuk mendapatkan penginapan, kamu harus menuju ke Tarimbang yang berjarak sekitar 2 jam perjalanan.

Untuk menuju ke sana bagi yang suka berpetualang bisa menumpang truk dari Waingapu yang menuju ke arah Pantai Tawui dengan biaya yang telah disepakati antara kamu dengan pemilik truk. Bisa juga menyewa mobil. Ada banyak tempat penyewaan mobil di Waingapu yang bisa kamu temukan. Biaya sewa mobil di sini mulai dari Rp. 400.000 per hari.

Bendung Sapon, Yogyakarta

Ngomongin satu kota di Indonesia memang gak akan pernah habis untuk dibahas. Apalagi ngomongin Yogyakarta yang kaya akan seni, budaya dan berbagai obyek wisata yang pastinya selalu menarik minat para pengunjung. Kali ini kita akan jalan-jalan ke salah satu kabupaten yang ada di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Kabupaten Kulonprogo.

Kabupaten Kulonprogo terkenal dengan memiliki Kali Progo (Sungai Progo) yang merupakan sungai terpanjang di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kali Progo juga menjadi obyek wisata menarik untuk dikunjungi. Selain itu, Kali Progo juga merupakan sumber bagi beberapa dam yang terdapat di Kulon Progo, salah satunya adalah dam yang bernama Bendung Sapon.

Bendung Sapon ini terletak di Dukuh Sapon, Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Bendung Sapon merupakan sumber irigasi bagi daerah sekitar yang meliputi tiga kecamatan: Panjatan, Galur dan Temon. Ketiga kecamatan tersebut berada dalam satu wilaya di Kabupaten Kulon Progo dengan total wilayah irigasi seluas 2.250 hektar.

Bendung Sapon dibangun pada tahun 2005 dan selesai pada tahun 2008, namun baru diresmikan pada tanggal 11 Maret 2010 oleh Menteri Pekerjaan Umum yang pada waktu itu dijabat oleh Djoko Kirmanto. Pada awalnya, Bendung Sapon hanya bertujuan untuk mengembalikan fungsi jaringan irigasi yang sudah ada dan mengoptimalkan kebutuhan air di Kabupaten Kulon Progo khususnya untuk irigasi persawahan sekaligus sebagai pengendali elevasi dasar sungai di bagian hulu bendung. Namun dengan seiring berjalannya waktu, keberadaan Bendung Sapon juga berfungsi sebagai obyek wisata alternatif bagi warga sekitar.

Walaupun Bendung Sapon belum terkenal layaknya obyek wisata lainnya, namun tempat ini sudah banyak dikunjungi oleh warga sekitar maupun warga luar Kabupaten Kulon Progo. Berwisata ke Bendung Sapon, kamu akan merasakan kesejukan dan ketenangan. Sejauh mata memandang, kamu akan melihat luasnya aliran air yang mengalir dengan tenang dan hijaunya pepohonan rindang yang banyak terdapat di sekeliling Bendung Sapon. Sangat cocok untuk melepas kepenatan dan untuk refreshing.

Di sore hari, suasana ramai akan bisa dijumpai di sekitar Bendung Sapon. Banyak warga sekitar yang hang-out di pinggir Bendung Sapon sambil menikmati berbagai makanan yang dijajakan oleh para penjual makanan yang ikut meramaikan suasana. Panorama sunset yang indah dari Bendung Sapon juga bisa kamu nikmati. Jangan lupa untuk mengabadikan moment tersebut dalam jepretan kameramu.

Selain sebagai sarana irigasi dan obyek wisata, Bendung Sapon juga memiliki fungsi lain sebagai akses wilayah. Jembatan di atas Bendung Sapon ini menjadi salah satu jalur alternatif untuk menyingkat perjalanan. Lumayan lah bagi warga sekitar yang suka bepergian karena bisa menghemat waktu hingga 10 menit dengan melalui jalur ini.

Kuliner

Artikel berikutnya »

Seni dan Budaya

Artikel berikutnya »
 
Copyright © www.halowisata.com
Bantul, Yogyakarta, Indonesia
DMCA.com